Gorontalo Utara – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Gustam Ismail, menghadiri Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Gorontalo Utara yang digelar di Gedung DPRD Gorontalo Utara, Sabtu (26/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gustam menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai kunci percepatan pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi yang solid akan memperkuat perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan program pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Sinergi antara eksekutif dan legislatif harus terus diperkuat agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Gorontalo Utara,” ujar Gustam.
Ia juga menyoroti kondisi nasional saat ini, di mana pemerintah pusat tengah mendorong kebijakan efisiensi anggaran sebagai respons terhadap tantangan ekonomi global, tekanan fiskal, serta upaya menjaga stabilitas keuangan negara. Situasi tersebut, menurut Gustam, harus disikapi secara adaptif oleh pemerintah daerah.
“Kebijakan efisiensi anggaran bukan menjadi hambatan, tetapi momentum untuk berinovasi. Daerah dituntut lebih kreatif dalam menggali potensi dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.
Lebih lanjut, Gustam menilai bahwa Gorontalo Utara memiliki sejumlah sektor strategis yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kemandirian fiskal, seperti sektor perikanan, pertanian, serta potensi pertambangan dan pariwisata lokal. Optimalisasi sektor-sektor ini dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap transfer pusat.
Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah agar memperkuat digitalisasi layanan publik dan sistem perpajakan daerah guna meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas basis penerimaan. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.
“Ke depan, daerah tidak bisa hanya bergantung pada dana transfer pusat. Harus ada terobosan nyata untuk meningkatkan produktivitas ekonomi daerah berbasis potensi lokal,” tegasnya.
Momentum HUT ke-19 Gorontalo Utara, lanjut Gustam, harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Dengan kerja sama yang harmonis dan inovasi yang berkelanjutan, saya optimistis Gorontalo Utara dapat tumbuh menjadi daerah yang mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya.
