Anggota DPRD Gorut, Windra Lagarusu: Investasi Hilirisasi Ayam Rp1,4 Triliun Jadi Penopang Target Makro Ekonomi Gorontalo Utara

GORONTALO UTARA – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Windra Lagarusu, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas suksesnya ground breaking program pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi dengan nilai investasi mencapai Rp1,4 triliun. Program strategis ini dinilai menjadi instrumen penting dalam menjaga dan bahkan melampaui target makro ekonomi daerah.


” Bupati Gorontalo Utara dan seluruh stakeholder telah menegaskan komitmen kuat dalam memajukan pembangunan daerah, saya sangat mengapresiasi atas suksesnya grounbreaking Investasi di sektor peternakan unggas ini, karena sangat membantu pemerintah daerah dalam memenuhi target makro ekonomi Kabupaten Gorontalo Utara Tahun 2026, yakni Laju Pertumbuhan Ekonomi sebesar 5,10 persen, Tingkat Kemiskinan 15,90 persen, Tingkat Pengangguran Terbuka 2,69 persen, serta Gini Rasio 0,310″. Ujar Windra yang juga merupakan alumni Fakultas Ekonomi Unversitas Gorontalo.


Ia menjelaskan, dampak investasi hilirisasi ayam terintegrasi terhadap target tersebut sangat signifikan. Dari sisi pertumbuhan ekonomi, investasi ini akan menambah kapasitas produksi dan nilai tambah sektor peternakan melalui sistem terintegrasi, mulai dari penyediaan pakan, pembibitan, budidaya, pengolahan hasil, hingga distribusi. Aktivitas ekonomi yang masif ini akan langsung berkontribusi terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.


Sementara dari sisi pengangguran, proyek berskala besar ini diproyeksikan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, baik tenaga kerja langsung di sektor produksi maupun tenaga kerja tidak langsung di sektor pendukung seperti transportasi, logistik, perdagangan, dan jasa. Penyerapan tenaga kerja tersebut akan membantu menekan Tingkat Pengangguran Terbuka hingga mendekati target yang ditetapkan.


Adapun terhadap penurunan kemiskinan, Windra menilai program ini membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat melalui kemitraan usaha, kesempatan kerja baru, serta tumbuhnya ekonomi lokal di sekitar kawasan investasi. Dengan meningkatnya pendapatan rumah tangga, daya beli masyarakat akan membaik dan berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan.


Dari aspek ketimpangan pendapatan, pengembangan hilirisasi ayam yang melibatkan masyarakat lokal diyakini mampu mendorong pemerataan ekonomi. Distribusi manfaat ekonomi dan pendapatan yang lebih luas diharapkan dapat menjaga Gini Rasio pada angka 0,310 sebagaimana target daerah.


Lebih lanjut, Windra menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi tekanan fiskal yang cukup berat, dengan adanya efisiensi anggaran dan pemotongan Dana Transfer Pusat ke Daerah.

” Kita tahu bersama bahwa pada tahun anggaran 2026, Gorontalo Utara mengalami penurunan Dana Transfer Pusat sebesar Rp144 miliar. Dengan berkurangnya dana transfer pusat, otomatis belanja pemerintah daerah juga menurun. Kondisi ini pada akhirnya berpotensi menekan PDRB Gorontalo Utara jika tidak diimbangi dengan sumber pertumbuhan baru,karena salah satu dari empat variabel penyumbang PDRB adalah belanja pemerintah daerah,” Ungkap Windra,


Namun demikian, ia menegaskan bahwa masuknya investasi swasta senilai Rp1,4 triliun menjadi solusi strategis dalam menjaga momentum pembangunan daerah. Investasi tersebut dinilai mampu menutup celah perlambatan ekonomi akibat keterbatasan fiskal pemerintah.


“Dengan masuknya investasi sebesar ini, akan menutupi fiskal daerah yang rendah dan kami optimistis target makro ekonomi daerah tidak hanya tercapai, tetapi berpotensi terlampaui,” tegasnya.


Windra juga menekankan bahwa DPRD Kabupaten Gorontalo Utara akan terus memberikan dukungan terhadap seluruh program pengembangan ekonomi yang berdampak positif secara makro, baik melalui fungsi penganggaran, legislasi, maupun pengawasan.


“DPRD akan selalu mendukung kebijakan pembangunan yang mampu memperkuat struktur ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga stabilitas ekonomi Gorontalo Utara,” pungkasnya.


Dengan dimulainya pembangunan hilirisasi ayam terintegrasi ini, Gorontalo Utara diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi menuju daerah yang lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *